
Sesaat diriku tertegun setelah teman kantorku menanyakan tentang kabar salah satu teman baikku yang sudah melahirkan putra pertamanya (congrats buat mereka, tetapi setelah beberapa menit kemudian hatiku seperti menangis sekencang-kencangnya. Aku berdoa supaya hatiku kembali tenang dan bisa berkonsentrasi lagi kekerjaanku..
Betapa bodohnya diriku tidak memberikan mereka selamat atas kelahiran putra salah satu teman baikku, begitu pikirku. Kemudian aku mulai mencari foto-foto atau status teman baikku yang menyatakan kelahiran putranya melalui salah satu situs jejaring sosial (thank God akhirnya ketemu juga dan terlihat dengan jelas di statusnya). Aku melihat satu per satu foto putra mereka, mengagumi dan ingin sekali melihat secara langsung, tiba-tiba diriku merinding dan hatiku mulai menangis. Saat itu, perasaan dan pikiranku tidak fokus dan berkecamuk, karena begitu banyak pertanyaan "Kapan aku bisa seperti dirinya?" Hatiku menjerit dan rasanya ingin menangis sekencang-kencangnya (tetapi tidak mungkin karena aku ada di meja kerjaku), kemudian pikiranku melayang jauh ke kehidupanku beberapa tahun lalu ketika saat itu aku tidak memikirkan tentang pasangan hidup atau pun membentuk keluarga. Aku terbuai dengan keadaan dalam keluarga, dengan kasih sayang yang begitu besar dari orang tuaku, dan kedua saudara laki-lakiku sehingga tidak membuatku berkeinginan membentuk keluarga sendiri. Seandainya waktu itu aku mulai berpikir serius tentang masa depanku, mungkin saat ini aku bisa seperti teman-temanku yang telah membentuk keluarga sendiri.
Aku mulai menenangkan perasaan dan pikiranku dengan meyakinkan diriku bahwa mungkin belum waktunya Tuhan untuk aku memiliki hal itu. Mungkin aku belum siap secara mental bila harus mempunyai keluarga. Aku yakin Tuhan akan memberikan waktu terindahnya buatku membentuk keluarga dengan seseorang yang aku cintai dan mencintaiku, yang mampu mengisi seluruh relung hatiku dengan kasihNYA dan aku bisa berkarya dalam hidup ini.
Sabar ya bu, orang hidup memang begini.
BalasHapusorg yg blm punya pacar pengen punya pacar..
org yang punya pcr pengen merit..
org yang telah menikah pengen punya baby..
Tapi Tuhan akan memberikan saat itu bwt kita kok. saat Tuhan adalah saat yang tepat dan terindah dalam hidup kita. :)
amiiieeennn ibu Nita .. mgnkn perasaan ini juga yang elo miliki sekarang y (sorry kalo gw salah menilai)pada saat elo menantikan seorg bayi mungil nan lucu seperti artis italy itu loch (hehehe...)
BalasHapusMemang dibutuhkan semua hikmat dan kesabaran dalam menunggu sesuatu yang indah biar kita g salah memilih jalan,amiiieennn...( bijaksana sekali diriku,ihikzz..)
Betul bu selly, perasaan ini yang ada dlm diri aku sekarang. tapi ya aku sedang belajar sabar dan brusaha saling nguatin ma ucox.
BalasHapusxixiixi..iya sang artis itali sdang bijaksana.