Hehehehe.... itu kesan pertama ketika aku menulis judul di blog ini. karena sebenarnya aku bukanlah seorang penjual handuk ataupun batik. aku sebenarnya seorang karyawan disalah satu maindealer motor yang terkenal.
Awalnya aku melakukan kegiatan sebagai penjual, karena aku sudah mulai merasakan kejenuhan dalam bidang pekerjaanku saat ini, kalau bisa dibilang "eneg" gitu loch,hehehe...Aku berpikir untuk mengubah suasana yang tadinya membuatku tidak bergairah lagi kekantor menjadi lebih bergairah dan penuh semangat. Dimulai dengan keinginan setengah-tengah dan perasaan yang deg-degan karena takut tidak laku,dilakukanlah penjualan handuk bermerek (maaf, merek tidak perlu ditulis,nanti dipikir saya ikut mengiklankan produk tersebut). Ternyata keputusan menjadi penjual handuk sangatlah tidak diduga, karena respon pembeli baik dikantor maupun melalui situs jejaring sosial sangatlah bagus, bahkan tak disangka aku bisa menjual kurang lebih satu lusin handuk sebagai awal diriku menjalaninya.
Berhubung kantor tempatku bekerja mengharuskan kami menggunakan batik setiap jumat pertama setiap bulannya, maka aku berpikir untuk menawarkan baju batik. aku mulai menawarkan batik untuk teman-teman wanitaku di kantor, dengan menggunakan email kantor. Aku menawarkan gambar atau foto baju batik tanpa bisa menunjukkan barangnya secara langsung. Puji Tuhan, respon teman-temanku untuk barang jualanku yang kedua ini sangatlah bagus dan bahkan ketika akhirnya aku memutuskan untuk berhenti berjualan (dikarenakan dapat mengganggu stabilitasku dalam bekerja di kantor), teman-temanku ternyata menanyakan terus. Hal inilah yang membuatku menjadi ketagihan untuk terus menerus melakukan inovasi (taeellaaahh gaya banget ya) artinya aku mulai menawarkan barang lain selain handuk dan baju batik, aku mulai berjualan towel cake dan bahkan makanan kecil (snack). Semua barang yang aku bawa, dapat aku jual dengan baik dan membuahkan hasil yang baik juga, meskipun tidak sepenuhnya barang-barang yang aku jual sepenuhnya barang milikku, melainkan barang-barang titipan orang-orang terdekatku.
Sampai dengan saat ini, usahaku terus aku lakukan dengan harapan aku bisa menjalani dengan sungguh-sungguh, dengan harapan bila nanti aku ingin menjadi seorang marketing suatu produk, setidaknya aku sudah mempunyai modal pengetahuan dan trik untuk menghadapi penjual dan bagaimana cara menjual yang baik serta bagaimana cara menangani pembeli yang ribet.
Aku mengakui bahwa aku bisa seperti ini karena aku diberkati oleh Tuhan Yesus. "apapun juga yang kulakun, bila dilakukan dengan sungguh-sungguh dan berharap yang terbaik akan terjadi, pasti akan membuahkan hasil yang baik" Oleh karenanya aku menaikkan special thanks to My Jesus Christ dan teman-temanku yang telah mau membeli baran-barangku serta yang telah memberikan masukan-masukan yang baik untukku demi kemajuan usahaku :)
Spcl thx to : Nita (acc) dan M'Vebby (acc) yang telah memberi ide untuk aku menulis ini.
Duh jadi terharu gw disebutin xixixixi..
BalasHapustetap semangat ya jeng... ntar aku pesen kue kamu lagi, enak soalna he..he...
Ok d, tapi yang banyak ya kuenya,hehehe...
BalasHapussiiip deh, tapi dpt disc yang buanyak yach ;)
BalasHapus